Sinopsis Film Onde Mande (2023): kisah Desa Tertinggal Di Sigiran

Sinopsis Film Onde Mande (2023): kisah Desa Tertinggal Di Sigiran

Film Onde Mande,  film ini mengangkat budaya Minang berdasarkan kisah kehidupan masyarakat Desa Sigiran. Film dengan pemandangan Danau Maninjau ini disutradarai oleh Paul Agusta. Film diproduseri Suryo Wiyogo dan diproduksi Visinema Pictures yang menggandeng Gandrvng Film dan Visionari Capital.


Film ini menceritakan tentang warga desa yang tinggal di Desa Sigiran, tepi Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Film dibintangi oleh Shenina Cinnamon dan Emir Mahira sebagai karakter utama ini sudah tayang sejak Kamis, 22 Juni 2023 di seluruh bioskop Indonesia.

Film ini mendapat apresiasi besar karena mengangkat budaya lokal. "Kita melihat di film ini sarat kearifan lokal khas Sumatera Barat," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Selain Menparekraf, film Onde Mande juga diapresiasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang. Bahkan menyedot perhatian para public figure, tokoh adat Minang, hingga komunitas-komunitas masyarakat Minangkabau.

Meski banyak menggunakan Bahasa Minang,tapi penonton tdak perlu khawatir karena bisa menikmatinya lewat subtitle.

Pemain Film:

  • Shenina Cinnamon sebagai Si Mar
  • Amir Mahira sebagai Anwar
  • Jose Rizal Manua sebagai Da Am
  • Jajang C. Noer sebagai Ni Ta
  • Ajil Ditto sebagai Hadi
  • Shahabi Sakri sebagai Huda
  • Yusril Katil sebagai Haji Ilyas
  • Reza Afre sebagai Da Nas
  • Rivansza Alfath sebagai Afdhal

Film ini juga didukung para pemain seperti Brigitta Cynthia, Didi Gondrong, Erik Lasmono, Oscar Lolang, Priska Nathasia, Mariana Resli, Ridwan Raoull, Yuniarni, Desy Amalia Yusri

Sinopsis Onde Mande


Seorang pensiunan guru bernama Angku Wan berhasil memenangkan sayembara senilai Rp2 miliar dari perusahaan sabun. Angku Wan menyaksikan pengumuman kemenangannya saat mampir di lapau Da Am sambil meneguk teh telur. Ia pun mengaku bahwa uang tersebut ingin diprioritaskan untuk pembangunan serta kemajuan desa.

Demi mengklaim hadiah tersebut, Da Am dan Angku Wan berencana pergi ke Kota Padang keesokan harinya. Namun, Angku Wan justru ditemukan dalam kondisi wafat di tempat tinggalnya.

Informasi wafatnya tidak langsung dilaporkan ke pihak perusahaan pusat di Jakarta karena rencana klaim hadiah tidak boleh gagal. Angku Wan dikenal sebagai sosok yang visioner dan memimpikan kemajuan bagi desanya yang cukup tertinggal. Sosoknya pun cukup dihormati karena ide-ide briliannya.

Setelah sejumlah perangkat desa berkumpul dan menyiapkan strategi besar untuk mengamankan hadiah sayembara. Akan tetapi konflik datang ketika seorang perwakilan dari perusahaan sabun, Anwar datang tiba-tiba ke desa untuk memvalidasi pemenang sayembara.

Tag: Film Onde Mande, Alur Cerita Film Onde Mande, Review Film Onde Mande, Sinopsis Film Onde Mande
Baca Juga

Share This

No comments:

Post a Comment